Ahok Kalah Telak, PPP dan PKB Tamat

Ahok Kalah Telak, PPP dan PKB Tamat
Jakarta - Dukungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terhadap terdakwa penistaan agama Islam Basuki Tjahaja Purnama (ahok) dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua berbuah pil pahit, pasangan ahok-djarot ternyata mengalami kekalahan telak.

Dari data hasi real count kubu Ahok Djarot melalui aplikasi Mata Rakyat dan sejumlah lembaga Survei yang melakukan hitung cepat (quick count) pasangan ahok djarot hanya meraih sekitar 42% suara, sedangkan Anies Sandi meraih kemenangan mencapai 58%.

Menanggapi kekalahan telak yang diperoleh ahok-djarot, pengamat politik Eko Setiawan mengungkapkan bahwa kekalahan ahok-djarot juga merupakan kekalahan partai pendukungnya, khususnya PPP dan PKB yang notabene partai berbasis Islam.


Eko yakin bahwa pemilih Muslim tidak akan memilih PPP dan PKB pada pemilu legislatif pada 2019 mendatang dan tidak menutup kemungkingan kedua partai tersebut akan tamat karena tidak lolos masuk parlemen.

"PPP dan PKB tamat riwayatnya, pemilih Muslim tak akan memilihnya pada pileg 2019 mendatang" ujar Eko kepada takbir.net, kamis(20/4/2017).

Eko menjelaskan bahwa pengaruh Pilgub DKI Jakarta 2017 itu menasional, energi publik Indonesia tersedot. Terlebih ada isu sensitif dalam rangkaian tersebut, seperti penistaan surat Al-Maidah 51 oleh Ahok.

"Ingat, para penolak Ahok itu bukan hanya warga DKI Jakarta, namun Jutaan Umat Islam di Indonesia. Coba saksikan 7 juta orang kumpul di Monas saat aksi 212. Saya yakin masih banyak jutaan Muslim lainya yang juga menolak ahok" papar Eko.

Lebih lanjut Eko mengingatkan bahwa apa yang akan diterima oleh PPP dan PKB merupakan karma dari keputusan politisnya. Publik tak akan pernah lupa, karena dikalangan Umat Islam PPP dan PKB sudah dilabelkan sebagai partai munafik.

"Fakta di lapangan, Umat Islam itu menyebut PPP dan PKB adalah partai munafik. Klaim partai berbasis massa Islam namun mendukung Ahok yang merupakan terdakwa penista agama Islam" jelas Eko.

Seperti diketahui PPP dan PKB memutuskan untuk  mendukung pasangan ahok-djarot pada Pilgub DKI Jakarta putaran kedua.



-  © NUSANEWS  -
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.