Perajin Besi Ini Bisa Berakngkat Haji Setelah Kumpulkan Uang Selama 12 Tahun

Perajin Besi Ini Bisa Berakngkat Haji Setelah Kumpulkan Uang Selama 12 Tahun
Kupang - Tercapai sudah asa Latu Holo sang perajin besi di Desa Lamahala, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk bisa berhaji.

Betapa tidak, perajin tradisional pembuat pisau dan parang itu akhirnya bisa masuk dalam rombongan 641 calon haji asal provinsi NTT. "Selama 12 tahun saya mencoba mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk bisa menggenapi biaya yang wajib dilunasi untuk berhaji," kata pria yang sudah renta itu Seperti Yang dikutip dari okezone.

Dia menuturkan bahwa cita-citanya sebenarnya menunaikan haji bersama sang istri tercinta Aminah Muhammad, yang juga sudah renta. Namun sayang, istrinya masih belum berkesempatan diikutkan dalam musim haji di 1438 Hijriah ini. "Istri saya katanya masih harus antre menanti kesempatan mendatang," ucap Latu Holo.

Meski begitu, Latu Holo mengaku gembira bisa menunaikan haji pada tahun ini dengan usia yang sudah mencapai 84 tahun. Berat memang, tuturnya mengisahkan perjuangan mengumpulkan rupiah demi rupiah dari hasil kerjanya sebagai perajin tradisional.

Setiap ia membuat empat sampai lima bilah pisau atau parang. Jika semua laku terjual, Latu Holo bisa menghasilkan Rp100 ribu hingga Rp150 ribu. Memang sangat tidak pasti penghasilan yang dia peroleh dari kerjanya tersebut.

Namun demikian niatnya yang begitu kuat untuk berhaji, mendorong semangat pria tua renta ini untuk terus bekerja mengais rezeki. Latu Holo sangat yakin, rezeki akan diberikan oleh yang Maha Kuasa asalkan setiap manusia mau berupaya sekuat tenaga.

"Saya terus bekerja keras mengumpulkan uang dan alhamdulillah diberikan rezeki dari Allah dan diberi kesempatan berhaji di musim haji ini," katanya.

Semangat dan asa yang ada di dalam diri Latu Holo ini semoga menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Semoga Latu Holo bisa menjadi haji mabrur.


-  OKEZONE  -


Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.